Thursday, February 17, 2011

[Ajaib] Sceletium Tortuosum, Tanaman yang Bisa Naikkan Mood dan Mengurangi Lapar


Tortuosum Sceletium (Mesembryanthemaceae) adalah ramuan cair yang umumnya ditemukan di Afrika Selatan, yang juga dikenal sebagai Kanna, Channa, Kougoed yang secara harfiah berarti, 'kemampuan untuk mengunyah benda 'atau' sesuatu untuk dikunyah'. Tanaman ini telah digunakan oleh penggembala Afrika Selatan dan pemburu - pemburu sebagai bahan pengubah suasana hati semenjak zaman prasejarah. Hal ini pertama kali di tulis pada tahun 1662 oleh Jan van Riebeeck. Penyajian secara tradisional adalah dengan cara pengeringan kemudian mengunyah dan setelah itu menelan ludahnya, namun ada juga yang dibuat menjadi gel, teh topi dan minuman beralkohol. Tortuosum Sceletium ini juga telah digunakan seperti tembakau dan rokok.

Selama ratusan tahun pribumi Afrika Selatan mengunyah tanaman yang disebut dengan sceletium tortuosum. Masyarakat mengungkapkan bahwa tanaman ini dapat mengurangi stres, rasa lapar, menenangkan dan bisa meningkatkan suasana hati.

Ben-Erik Van Wyk, seorang profesor botani dan bioteknologi tanaman dari University of Johannesburg menuturkan bahwa ia telah melakukan penelitian terhadap tanaman tersebut dan tidak menemukan adanya efek buruk atau ketergantungan dari tanaman ini.

Van Wyk mengungkapkan siapapun yang telah mengunyah tanaman ini akan mengalami sensasi berbeda dan tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi. Seringkali pengobatan tradisional dipandang rendah sebagai obat kuno dan ketinggalan zaman, tapi produk ini bisa dibudayakan

"Produk berisi tanaman ini bisa berguna untuk orang-orang yang setiap harinya memiliki stres di kantor, merasa sedikit cemas dengan sosialnya, tegang atau suasana hati yang buruk," ujar Nigel Gerickle, direktur riset dari HGH Pharmaceuticals.

Untuk itu saat ini peneliti tengah mengumpulkan data ilmiah dari tanaman tersebut, sehingga nantinya tanaman ini dapat dibuat pil berisi ekstrak tanaman dan bisa dijual di seluruh dunia.

Namun hingga kini produk tersebut belum mendapat persetujuan dari Food and Drug Administration, Amerika Serikat. Tapi diharapkan produk ini dapat diluncurkan pada tahun 2011.

http://www.klikunic.com/

No comments:

Post a Comment

Bagikan ke :