Monday, June 13, 2011

Delapan Kado Terindah

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak
perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak
ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang
kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon,foto atau faks. Namun dengan
berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang
secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan
kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

2. MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka
didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan
hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan
kado ini untuknya.

Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga
telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik,
pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang
disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi.
Biarkan ia menuntaskannya.

Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa
diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar
manis baginya.

3. DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum,
mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya diam juga bisa
menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika
sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati,mengatur, mengkritik bahkan
mengomeli.

4. KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau
mengatur kehidupan orang bersangkutan.

Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi
kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, ” Kau bebas
berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya
kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau
lakukan.

5. KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau
cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda
mengkadokannya tiap hari !

Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan
keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja
makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran,sikap atau
tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan
kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan
dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda
mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat
pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan
juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok
yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta
dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal
ini, berarti Anda siap memberikan kado ” kesediaan mengalah” Okelah, Anda mungkin
kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru
sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk
mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak
ada manusia yang sempurna didunia ini

8. SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman,
terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang
beku,pemberi semangat dalam keputusasaan. Pencerah suasana muram, isyarat untuk
membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan
senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

No comments:

Post a Comment

Bagikan ke :