Kanker Servik adalah satu-Satunya Kanker Organ Reproduksi Perempuan yang disebabkan oleh Virus. Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) tipe 16 & 18. “Human Papillomavirus adalah keluarga besar virus umum yang memiliki lebih dari 100 varian,” ungkap dr. Diana.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Seringkali para wanita tidak sadar bahwa mereka telah terinfeksi virus HPV, karena gejalanya baru dapat terlihat secara kasat mata setelah penyakit tersebut diidap selama 5 sampai 17 tahun. Akibatnya, seseorang bisa menularkannya pada orang lain tanpa ia sadari, karena HPV berpindah dengan mudah melalui sentuhan pada organ genital, oral-genital dan manual genital.” Selain itu, dr. Diana juga mengingatkan bahwa banyak penderita yang baru terdeteksi setelah berada pada stadium lanjut.
Dewi Gita memiliki pengalaman pribadi saat merawat mendiang kakak iparnya penyanyi Nita Tilana yang meninggal dunia karena kanker serviks di tahun 2000. Ia menceritakan bahwa rentang waktu yang dilalui Nita sejak merasakan gejala, terdiagnosa hingga lumpuh dan akhirnya meninggal dunia sangatlah cepat hanya dalam hitungan bulan. Saat terdeteksi, kanker serviks Nita telah mencapai stadium III-B, yaitu stadium lanjut yang angka harapan hidupnya hanya sekitar 35-40%. Oleh sebab itu Dewi senantiasa menghimbau semua perempuan untuk melakukan deteksi dini secara regular.
Selain tipe 16 & 18 yang menyebabkan kanker serviks, masyarakat juga mengenal tipe 6 & 11 yang menyebabkan kutil pada kelamin dan sangat mengganggu kesehatan seksual, meskipun tidak berbahaya seperti dua tipe pertama. Kutil kelamin adalah benjolan-benjolan pada alat kelamin manusia dalam berbagai variasi ukuran, dan dapat menyerang baik laki-laki maupun perempuan yang umumnya berusia antara 17-33 tahun. Selain dua penyakit tersebut, HPV juga diindikasikan menyebabkan kanker vulva.
No comments:
Post a Comment